NADIKABAR.COM — Direktur Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI Arie Wibowo Khurniawan menyebut sebanyak 2.000 siswa SMK magang dan yang bekerja di luar negeri akan dilepas pada tahun 2026.
"Program magang seperti ini biasanya dibentuk oleh sekolah, dan kami memang mendorong sekolah untuk membuat program-program semacam ini," kata Arie Wibowo saat audiensi dengan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X di Kepatihan Yogyakarta, Senin.
Menurut dia, pelepasan peserta magang dan kerja luar negeri rencananya digelar pada 29 Oktober 2026 di UNY, sebelum diberangkatkan ke beberapa negara, seperti Jepang, Korea Selatan, Jerman, serta beberapa negara di Eropa Timur dan Timur Tengah.
"Kami memberikan bantuan berupa subsidi uang dan tes kesehatan. Pihak sekolah yang melakukan persiapan mulai dari pembekalan keterampilan anak, kursus bahasa dan pengenalan budaya," katanya.