Ia menilai kepemimpinan di bidang pendidikan tidak cukup hanya diwujudkan melalui kebijakan, tetapi juga perlu ditunjukkan dengan kehadiran langsung, kemauan mendengar aspirasi guru, serta langkah konkret yang berdampak terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
Menanggapi penghargaan tersebut, Dirjen GTK Kemendikdasmen Nunuk Suryani mengatakan apresiasi itu bukan merupakan pencapaian pribadi, melainkan hasil kerja bersama seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam transformasi tata kelola guru.
βPenghargaan ini bukan untuk saya pribadi. Apa yang kami lakukan adalah tanggung jawab tugas, yaitu membuat terobosan agar guru sejahtera, sehingga setelah itu guru dapat meningkatkan kompetensinya,β kata Nunuk.
Sejak 2020 pihaknya melakukan berbagai pembenahan untuk menjawab tantangan pemenuhan kebutuhan, kesejahteraan, dan peningkatan kualitas guru.