Tatang menekankan keikutsertaan Indonesia dalam WSC 2026 tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, namun juga menjadi kesempatan untuk memperoleh pengalaman, membandingkan standar keterampilan dengan negara lain, serta memperkuat relevansi pendidikan vokasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri global.

Para kompetitor, lanjutnya, berasal dari berbagai latar belakang, termasuk murid dan alumni SMK, institusi pendidikan, serta mitra industri, yang telah menjalani pembinaan dan pelatihan intensif sebelum bertanding di tingkat dunia.

Usai mengikuti upacara pembukaan, ia menjelaskan para kompetitor Indonesia bersiap menghadapi pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 23 hingga 26 September 2026 di National Exhibition and Convention Center (NECC), Shanghai.

β€œKehadiran delegasi Indonesia di tengah ribuan talenta muda dunia mencerminkan semangat untuk terus mengembangkan kompetensi, memperluas pengalaman internasional, dan memperkenalkan potensi keterampilan anak bangsa,” kata Tatang.