Dari jumlah tersebut, lanjutnya, sebanyak 450 peserta berasal dari 32 SMK di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Selain itu, program tersebut juga melibatkan 1.500 lulusan LKP dari 17 lembaga di tiga provinsi, yakni DIY, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Barat.
Tatang mengatakan para peserta akan ditempatkan di berbagai negara dengan kebutuhan kompetensi dan bahasa yang beragam, mulai dari negara-negara Eropa, Jerman, Jepang, Turki, Bulgaria, Korea Selatan, Malaysia, hingga kawasan Timur Tengah.
Menurutnya, kemampuan bahasa asing menjadi salah satu bekal penting bagi para lulusan untuk beradaptasi dan memenuhi kebutuhan dunia kerja di negara tujuan.