Melalui pemanfaatan hasil evaluasi yang tepat, pihaknya berharap sekolah dapat mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran serta menyusun langkah perbaikan yang relevan.
Dengan demikian, lanjut Tatang, peningkatan kualitas pendidikan vokasi dapat dilakukan berdasarkan informasi yang lebih terukur, tanpa mengabaikan karakteristik dan kebutuhan setiap satuan pendidikan.
Ia menyebutkan SMKN 2 Kota Depok, Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu SMK yang melaksanakan TKA pada gelombang pertama, dengan jumlah peserta sebanyak 440 murid.
Kepala SMKN 2 Depok Yudhiansyah mengatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi sejak awal kepada murid dan orang tua mengenai pelaksanaan TKA.
Pendampingan juga telah dilakukan supaya murid bisa siap mengerjakan TKA 2026.
βKita sudah mengoptimalkan mulai dari sarana prasarana. Hasil dari TKA tentu memiliki manfaat baik bagi murid sendiri maupun untuk sekolah. Bagi sekolah, nilai TKA bisa menjadi bahan evaluasi pembelajaran, sehingga kita bisa tahu apa saja yang perlu diperbaiki ke depan,β kata Yudhiansyah.