Menurutnya, pendidikan karakter perlu dikembangkan secara menyeluruh melalui olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olahraga.

Kegiatan Pramuka dan pencak silat, kata dia, menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai tersebut melalui pengalaman belajar yang nyata.

Menurut dia, pencak silat tidak hanya mengajarkan keterampilan bela diri, namun juga pengendalian diri, ketahanan mental, dan pembentukan kepribadian.

Sementara itu, lanjutnya, Pramuka mengembangkan kemandirian, kepemimpinan, kerja sama, serta kepedulian sosial.

“Kami memiliki prinsip bahwa mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua itu tidak dapat kita lakukan tanpa dukungan dan partisipasi semesta,” ujarnya.