NADIKABAR.COM β Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat pendidikan Pancasila sebagai pilar pembentukan karakter dan kepribadian peserta didik lewat pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) di kelas serta budaya sekolah.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Muβti dalam pernyataan tertulis di Jakarta Pusat pada Rabu mengatakan penguatan pendidikan Pancasila dilakukan tidak hanya melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui budaya sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, pembiasaan, serta pengalaman nyata peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, pendidikan Pancasila perlu dipahami secara utuh melalui tiga aspek, yaitu pengetahuan mengenai Pancasila, pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan nyata, dan internalisasi Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia.
Ia menilai pembelajaran Pancasila perlu terus dikembangkan agar tidak berhenti pada aspek pengetahuan.
Oleh karena itu, penguatan dilakukan melalui pembelajaran mendalam (deep learning) dan optimalisasi hidden curriculum sehingga nilai-nilai Pancasila dapat hadir dalam berbagai aktivitas dan budaya di sekolah.
βKami ingin perkuat lagi hidden curriculum. Jadi, kami sekarang ada kebijakan deep learning, pembelajaran mendalam yang kita berusaha untuk bagaimana konteks dan implementasi dari mata pelajaran itu menjadi lebih kuat lagi,β kata Mendikdasmen Muβti.