"Kami meyakini bahwa penandatanganan PKS hari ini adalah wujud nyata dari partisipasi semesta. Sinergi antara pemerintah, LPTK dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan yang bergerak bersama untuk mewujudkan pendidikan bermutu bagi semua anak Indonesia tanpa terkecuali,” kata Dirjen Nunuk Suryani.
Terkait dengan tantangan yang dihadapi saat ini, ia menyoroti belum meratanya penyelenggaraan PPG karena masih terdapat provinsi yang belum memiliki LPTK penyelenggara.
Oleh karena itu, pihaknya mendorong 164 LPTK mitra berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan guru berdasarkan jumlah, kompetensi, dan distribusi yang dibutuhkan daerah.
“Ke depan kita ingin agar penyelenggaraan PPG semakin berbasis pada kebutuhan nasional dan kebutuhan daerah. LPTK yang memiliki kapasitas dan rekam jejak yang baik akan kita dorong untuk mengambil peran lebih besar sesuai bidang studi yang dibutuhkan,” kata Nunuk.