NADIKABAR.COM β€” Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti menyatakan baru sekitar 25 persen sekolah di Indonesia yang telah mengajarkan coding dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) sebagai mata pelajaran pilihan.

β€œDalam data kami, baru ada 25 persen sekolah yang mengajarkan coding dan AI,” kata Abdul Mu'ti saat memaparkan kebijakan peningkatan mutu pendidikan dasar dan menengah dalam acara Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (Konaspi) di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Jumat malam.

Ia menjelaskan Kemendikdasmen membuka kesempatan pembelajaran coding dan AI mulai kelas 5 sekolah dasar (SD) hingga sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA).

Kebijakan tersebut diarahkan untuk memperluas pengenalan teknologi digital dan kecerdasan buatan kepada murid sejak pendidikan dasar.

Namun, pelaksanaannya membutuhkan kesiapan guru, terutama melalui pelatihan agar tenaga pendidik mampu mengajarkan materi tersebut sesuai jenjang pendidikan.