Guna mendukung pelaksanaannya, Kemendikdasmen juga menyiapkan program pelatihan bagi guru sekolah dasar. Namun, upaya tersebut tidak berhenti pada penyediaan guru, melainkan perlu diikuti peningkatan kompetensi dan kemampuan profesional guru dalam mengajar bahasa Inggris.
Sementara itu, Presiden The Education University of Hong Kong John Lee Chi-Kin menyampaikan pusat kolaborasi tersebut merupakan hasil kemitraan antara EdUHK dan UPI.
Melalui kerja sama ini, kedua universitas berharap dapat menggabungkan kekuatan, pengalaman, serta keunggulan masing-masing untuk memajukan pendidikan bahasa Inggris dan mengembangkan kepemimpinan pendidikan.
“Kami berharap dapat menggabungkan kekuatan, pengalaman, serta keunggulan kedua universitas. Bersama-sama, kita dapat memajukan pendidikan Bahasa Inggris, mengembangkan kepemimpinan pendidikan, serta menciptakan lebih banyak peluang bagi para pendidik dan peserta didik,” ujar John Lee.
Sementara itu, Rektor UPI Didi Sukyadi menyebut pembentukan pusat tersebut sebagai panggilan nasional untuk mendukung rencana pemerintah memperkenalkan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran bagi peserta didik sekolah dasar mulai kelas tiga.