Ia mengatakan mahasiswa Indonesia tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik, juga perlu mampu berinovasi, berkolaborasi, dan berkontribusi dalam menyelesaikan persoalan masyarakat dan bangsa.
"Karena itu kegiatan seperti KMI Expo dan KBMK memiliki arti penting di dalam membangun ekosistem pengembangan talenta Indonesia," kata Sukino.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsoed Prof Ali Rokhman mengatakan kewirausahaan mahasiswa perlu dikembangkan tidak hanya untuk membangun kemampuan berusaha, juga membentuk karakter dan menghasilkan inovasi bernilai tambah ekonomi.
"Kewirausahaan perlu diterjemahkan menjadi kemampuan berniaga dan kemampuan usaha. Barangkali secara teori sudah diajarkan di mata kuliah, tetapi karakter terbentuk dari kegiatan seperti ini," katanya.
Menurut dia, KMI Expo menjadi sarana mahasiswa bertemu, bertukar pengalaman, dan mengembangkan jejaring kewirausahaan.
Ia mengharapkan kegiatan tersebut juga memperkuat wirausaha muda agar memiliki perspektif manajerial berbasis sistem informasi dan literasi digital.