Oleh karena itu, lanjutnya melalui kegiatan tersebut para peserta mendapatkan materi dan wawasan mencakup pengembangan usaha, penguatan kapasitas pelaku UMKM, inovasi produk, hingga pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam meningkatkan daya saing dengan melibatkan narasumber dosen Universitas Andalas serta Kemenekraf.
Pengetahuan tersebut, kata dia, diharapkan tidak berhenti sebagai materi pembelajaran, tetapi dapat diterapkan secara langsung dalam aktivitas usaha masing-masing.
Menurutnya, pelaku UMKM dapat memulai dari memperbaiki pengelolaan usaha, meningkatkan kualitas produk, hingga memanfaatkan platform digital untuk memperkenalkan dan memasarkan produk kepada konsumen yang lebih luas.