“Dampaknya sangat besar bagi perusahaan kami karena dikenalkan dengan banyak vendor, calon mentor-mentor, dan calon stakeholder yang sangat membantu dalam mewujudkan visi misi perusahaan yang tertunda karena tidak memiliki networking,” ujar Indra.

Dalam Indonesia 4.0 Conference & Expo 2026 yang mengusung tema AI-Powered Industry: Shaping the Future of Intelligent Enterprise, keenam startup memperoleh fasilitas berupa booth di Paviliun Ekonomi Kreatif, kesempatan presentasi di Innovation Stage, serta sesi business matching dengan calon pembeli dan mitra.

Melalui fasilitasi tersebut, Kemenekraf berupaya mempertemukan pelaku jasa TIK dengan peluang kolaborasi dan kebutuhan pasar. Perluasan jejaring bisnis diharapkan dapat memperkuat pengembangan produk dan layanan digital serta meningkatkan daya saing startup ekonomi kreatif di tingkat nasional maupun global.