Kemenhaj bahkan membuka opsi menggunakan maskapai lain di luar maskapai yang selama ini melayani penerbangan jamaah haji, apabila dapat menawarkan harga yang lebih kompetitif.

β€œMasukan untuk mempertimbangkan maskapai lain yang memiliki harga yang lebih kompetitif, itu akan menjadi salah satu bahasan,” ujar Ian.

Negosiasi dengan maskapai juga telah dilakukan berulang kali, baik melalui pertemuan tatap muka maupun secara daring. Namun, hingga kini belum ada angka final yang disepakati.

Ian menegaskan pemerintah tidak ingin mengejar harga murah dengan mengorbankan pelayanan jamaah. Karena itu, setiap opsi maskapai maupun skema pembagian penerbangan akan dihitung secara cermat sebelum diputuskan.