NADIKABAR.COM — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengoptimalkan pengerahan Kapal Negara Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk mendukung pencarian korban KMP Virgo Transport 8 melalui penguatan operasi SAR, kenavigasian, dan evakuasi gabungan.
"Memasuki hari ketujuh operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban kecelakaan KMP Virgo Transport 8 di Perairan Laut Jawa, upaya pencarian terus dilakukan dengan mengoptimalkan unsur yang dikerahkan di lokasi kejadian," kata Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin, Hary Bowo Seno Putro terkonfirmasi di Jakarta, Sabtu.
Dia menyampaikan Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut turut mengerahkan Kapal Negara (KN) Kunyit, KN Grantin P. 211 dan KN Miang Besar dalam operasi tersebut.
Dalam operasi SAR gabungan tersebut, KN Kunyit memberikan dukungan kenavigasian melalui pemasangan rambu suar sebagai penandaan lokasi kerangka kapal untuk memastikan alur aman bagi kapal yang lewat dan juga sebagai penandaan lokasi tempat evakuasi korban.
Sementara KN Grantin P. 211 melakukan penyisiran dan pengamatan di area kejadian serta menyiapkan personel penyelam.
Selain itu, Ditjen Perhubungan Laut juga telah mengirimkan KN Miang Besar dari Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Samarinda untuk turut mendukung proses pencarian dan evakuasi.
KN Kunyit yang dikerahkan oleh Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin telah melakukan pemasangan Wreck Mark Buoy atau Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) sebagai penanda kerangka KMP Virgo Transport 8.