Crane barge dan main boom tersebut merupakan peralatan berdaya angkat tinggi yang digunakan untuk mengevakuasi bangkai kapal.

Heri mengatakan untuk mitra lokal pelaksana salvage juga telah ditunjuk, yang kemungkinan berasal dari PT Jasalindo karena perusahaan tersebut sejak awal mengawal kegiatan dan memberikan data kondisi kapal melalui teknologi remotely operated vehicle (ROV).

“Kalau tidak salah itu dari PT Jasalindo. Kebetulan Jasalindo ini yang dari awal sudah mengawal kegiatan ini dan sudah memberikan data-data. Kondisi foto kapal pertama kali itu didapat dari teman-teman dari Jasalindo melalui teknologi ROV-nya,” ujarnya.