Sejalan dengan pelaksanaan operasi SAR, Ditjen Perhubungan Laut juga terus mengoordinasikan proses salvage untuk mengangkat KMP Virgo Transport 8 bersama pemilik kapal, surveyor dan adjuster, serta pihak asuransi.

Sebagai bagian dari proses tersebut, telah dilakukan survei bawah air dengan melibatkan penyelam dan Remotely Operated Vehicle (ROV) untuk mengetahui kondisi kapal dan menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Berdasarkan perkembangan dalam rapat koordinasi penanganan salvage pada Senin (21/9), proses penetapan status kapal sebagai Total Loss juga terus dipercepat.

"Penetapan status tersebut diperlukan agar kapal dapat dinyatakan sebagai kerangka kapal, sehingga proses salvage dapat segera dilakukan," bebernya.

Terpisah, penyelam gabungan dari Basarnas Special Group (BSG) dan TNI AL berhasil menemukan dan mengevakuasi sembilan jasad korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di Laut Jawa pada Rabu atau hari ke-11 operasi pencarian dan pertolongan (SAR).

Kepala Basarnas, Mohammad Syafii dalam keterangan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu, mengatakan sembilan jasad dievakuasi dari dalam bangkai kapal yang tenggelam di perairan Laut Jawa.