NADIKABAR.COM — Kementerian Kesehatan mengerahkan tenaga kesehatan lintas kompetensi, serta mendistribusikan logistik kesehatan secara masif ke tujuh provinsi terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Tenaga yang dimobilisasi ini memiliki beragam kompetensi. Data mobilisasi di bidang kesehatan ada dokter, kemudian juga perawat, bidan, apoteker, tenaga gizi, sampai ke pengemudi ambulans," kata Juru Bicara Utama Kementerian Kesehatan, Widyawati dalam program siaran Info Bencana Terkini BNPB di Jakarta, Rabu.
Meski tidak menjelaskan rinci berapa jumlah nakes yang ditugaskan, namun dia memastikan tujuh daerah terdampak karhutlah memiliki jumlah tenaga kesehatan yang memadai sehingga keluhan masyarakat dapat direspons cepat dan tepat.