NADIKABAR.COM — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan, dalam Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi karies pada anak 5-9 tahun sebesar 84,8 persen sehingga perlu adanya upaya membangun kebiasaan deteksi dini, tindak lanjut, dan menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Andi Saguni di Jakarta, Rabu mengatakan, data tersebut juga menunjukkan bahwa 56,9 persen penduduk Indonesia usia 3 tahun ke atas mengalami masalah gigi dan mulut. Namun demikian, hanya 11,2 persen masyarakat yang mengalami masalah gigi dan mulut berobat kepada tenaga medis.
"Hal ini menunjukkan bahwa kita perlu bergerak lebih kuat dan dari cuman sekedar mengobati ketika masalah sudah terjadi," katanya.
Dia mengingatkan pentingnya kesehatan gigi dan mulut, karena gigi dan mulut yang sehat mendukung anak untuk makan dengan baik, belajar dengan nyaman, beraktivitas, tumbuh dan berkembang, serta tampil percaya diri.