Menurutnya, kerja sama lintas sektor, terutama sektor pendidikan dan kesehatan, krusial dalam membentuk kebiasaan yang baik. Menurutnya, membentuk kebiasaan tidak cukup dilakukan sekali dua kali, namun berkelanjutan, seperti di sekolah karena anak-anak banyak menghabiskan waktunya di sana.
"Kita perlu memastikan bahwa kegiatan di sekolah memiliki kesinambungan, anak mendapatkan pengetahuan dari guru dan tenaga kesehatan, mempraktekkan kebiasaan sehat secara bersama-sama, mendapatkan penguatan dari orang tua di rumah, serta memperoleh pemeriksaan dan tindak lanjut melalui puskesmas sesuai kebutuhannya," kata Andi.
Andi juga mengingatkan kepada anak-anak untuk selalu menjaga kesehatan gigi dengan membersihkan gigi setiap hari di waktu yang tepat, mengurangi makanan dan minuman yang terlalu manis, dan terbuka pada orang tua, guru, atau tenaga kesehatan apabila gigi sakit atau berlubang.
"Jangan takut pergi ke dokter gigi, jadikan sikat gigi bukan hanya karena disuruh, tetapi karena kita ingin menjaga senyum kita sendiri yang lebih percaya diri," katanya.