Tren positif tersebut menjadi salah satu dasar optimisme Kementerian Pariwisata dalam mencapai target 2,23 juta kunjungan wisman asal Australia sepanjang 2026.
Made menilai adanya pembukaan penerbangan langsung salah satu maskapai lokal dengan rute MelbourneβBali dapat memperluas aksesibilitas Indonesia bagi wisatawan mancanegara, khususnya dari Australia yang merupakan salah satu pasar utama pariwisata nasional.
Kehadiran rute baru itu juga dinilai mencerminkan komitmen bersama pemerintah dan industri penerbangan.
Penerbangan pertama dari maskapai itu, katanya, akan berangkat dari Melbourne Airport (MEL) pada pukul 06.25 waktu setempat (AEST) dan tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali (DPS), pada pukul 09.40 WITA.
Pada tahap awal, layanan penerbangan langsung ini dijadwalkan beroperasi empat kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Rabu, Kamis, dan Jumat. Frekuensi penerbangan selanjutnya akan ditingkatkan menjadi setiap hari mulai 15 November 2026.