NADIKABAR.COM β€” Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mencatat partisipasi Indonesia dalam "Tourism Expo Japan (TEJ) 2026" di Tokyo, Jepang, menghasilkan potensi kunjungan sebanyak 5.600 wisatawan dengan estimasi potensi devisa sebesar 7,168 juta dolar AS atau sekitar Rp127 miliar.

β€œCapaian ini menjadi indikasi peluang pasar yang dapat ditindaklanjuti melalui penguatan komunikasi bisnis dan pengembangan paket wisata yang sesuai dengan minat wisatawan Jepang,” kata Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini dalam keterangannya yang diterima ANTARA di Jakarta, Jumat.

"TEJ 2026" berlangsung pada 24-27 September 2026 di Tokyo Big Sight dan diikuti 40 negara dengan sekitar 400 co-exhibitor, 500 stan, serta lebih dari 44.000 pengunjung.

Indonesia menghadirkan Paviliun Wonderful Indonesia seluas 54 meter persegi yang melibatkan delapan pelaku industri pariwisata, yakni Garuda Indonesia, Wendy Tour, Menjaga Bay Hotel, Kuno Villas, DMC White Tiger Bali, The Yoga Barn, Adventure Indonesia, dan The Mulia Resorts & Villas.

Selain promosi destinasi, paviliun tersebut menghadirkan sejumlah aktivitas interaktif, seperti Indonesia Coffee Corner yang menyajikan kopi asal Temanggung, Jawa Tengah, serta pertunjukan budaya dari Bali, Sumatra Utara, dan Nusa Tenggara Timur.

Kemenpar juga melakukan survei terhadap 1.614 pengunjung Paviliun Wonderful Indonesia. Hasilnya menunjukkan 63,3 persen responden belum pernah berkunjung ke Indonesia, sementara 36,7 persen telah memiliki pengalaman berwisata ke Indonesia.

Bali menjadi destinasi yang paling diminati dengan 86,2 persen, disusul Pulau Komodo dan Labuan Bajo 5,3 persen, Borobudur 4 persen, Raja Ampat 1,7 persen, Danau Toba 1,5 persen, dan Lombok 1,2 persen.

β€œTemuan tersebut menjadi salah satu dasar penguatan strategi promosi Indonesia di Jepang, khususnya dengan memanfaatkan Bali sebagai pintu masuk untuk memperkenalkan destinasi lainnya,” kata Made.

Kemenpar mendorong pengembangan paket wisata yang mengombinasikan Bali dengan sejumlah destinasi lain, seperti Labuan Bajo, Yogyakarta, Manado, Danau Toba, dan Lombok.