Melalui teknik rajutan yang antara lain memanfaatkan benang sisa, Mang Moel menggambarkan keindahan sekaligus kerapuhan ekosistem laut dalam karyanya itu.
Pemerintah Indonesia turut memperkenalkan lima produk wisata unggulan, yakni wisata bahari, gastronomi, kebugaran, wastra nusantara, dan pariwisata ramah muslim. Produk tersebut menjadi bagian dari strategi pariwisata naik kelas untuk menarik wisatawan yang tinggal lebih lama dan memiliki pengeluaran lebih tinggi.
Kementerian Pariwisata memandang bahwa pasar Eropa menjadi salah satu sasaran penting karena wisatawan dari kawasan tersebut memiliki potensi melakukan perjalanan berdurasi lebih panjang dan menikmati pengalaman lintas destinasi.
Di tengah dinamika geopolitik, tantangan ekonomi, serta perubahan perilaku perjalanan internasional, kehadiran Indonesia dalam WTM London juga dimanfaatkan untuk menjaga daya saing dan memperluas pangsa pasar.
Partisipasi tahun ini melibatkan 65 pelaku industri pariwisata Indonesia, termasuk empat desa wisata, yakni Desa Wisata Teluk Harapan, Desa Wisata Candirejo, Desa Wisata Walian Satu, dan Desa Wisata Hijau Bilebante.