Khusus kegiatan wisata, dia menyebut Kementerian Pariwisata sudah berkolaborasi dengan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah sesuai kewenangannya untuk memastikan penerapan standar keselamatan.

β€œAktivitas gunung api bersifat dinamis, sehingga pembatasan kegiatan harus mengikuti status masing-masing gunung,” kata Nia.

Nia menyebut sejumlah penguatan dilakukan melalui pengendalian daya tampung dan aktivitas wisata sesuai status vulkanik dan kondisi lapangan, ketersediaan infrastruktur mitigasi, seperti jalur evakuasi, titik kumpul, rambu, dan informasi kebencanaan.