Dari 23 subsektor industri pengolahan yang dianalisis, sebanyak 15 subsektor mengalami ekspansi dan delapan subsektor mengalami kontraksi. Subsektor yang ekspansif tersebut berkontribusi 84,4 persen terhadap PDB industri pengolahan nonmigas pada triwulan II 2026.
Dua subsektor dengan nilai IKI tertinggi pada September adalah industri minuman serta industri alat angkutan lainnya. Sementara itu, sejumlah subsektor yang mengalami kontraksi antara lain industri kulit, kayu, kertas, karet dan plastik, komputer, elektronik dan optik, peralatan listrik, serta mesin dan perlengkapan.
Dari variabel pembentuk IKI, indeks pesanan meningkat menjadi 53,40 dari 53,13 pada Agustus. Indeks produksi berada di level 53,78 meski turun 1,32 poin, sedangkan indeks persediaan masih kontraksi di level 45,45.