Kabupaten Karawang merupakan salah satu sentra produksi padi penting di Jawa Barat dan berperan dalam menopang pasokan beras untuk kebutuhan masyarakat, termasuk wilayah Jabodetabek. Karena itu, ketersediaan air menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan aktivitas pertanian, terutama ketika kondisi kekeringan mulai berdampak pada lahan sawah.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Sekar Mulya, Marzuki, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian PU melalui BBWS Citarum atas penanganan kekeringan yang dilakukan melalui pompanisasi.

"Dukungan pasokan air tersebut sangat membantu ketersediaan air bagi lahan pertanian petani, terlebih saat ini sawah tengah memasuki masa tanam," tutupnya.

Sebagai informasi tambahan, untuk mempercepat respons terhadap dampak kekeringan, BBWS Citarum juga membuka Layanan dan Posko Bencana Kekeringan bagi masyarakat yang membutuhkan informasi maupun penanganan terkait kondisi kekeringan, kebutuhan air, dan permasalahan infrastruktur sumber daya air di wilayah kerja BBWS Citarum dengan hotline 0821-2117-5600 atau menghubungi posko bencana kekeringan 0852-1800-5600. Masyarakat juga dapat menghubungi Kementerian PU melalui Kanal Pelaporan Bencana di Call Center 158 ext 4, atau menghubungi WhatsApp Center di nomor 0815-1000-0158.