Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos, Supomo, mengatakan pembekalan tersebut menjadi modal bagi mahasiswa sebelum melihat secara langsung pelayanan sosial di masyarakat. Ia mendorong mahasiswa tidak sekadar datang dan mengamati, tetapi juga memahami kondisi serta mengenali potensi dan tantangan yang dihadapi masing-masing LKS.

"Pahami kondisi, lihat potensi, identifikasi tantangan, dan bersama-sama mencari solusi. Serap ilmu yang diberikan, jaga etika, dan jadikan pengalaman ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat," ujar Supomo dalam keterangan tertulis, Jum'at (4/9/2026).

Pelaksana Tugas (Plt.) Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UINSA, Prof. Dr. Abdul Muhid, menyambut baik keterlibatan mahasiswa dalam gerakan tersebut. Menurutnya, pengalaman turun langsung ke LKS juga dapat menumbuhkan kepedulian dan semangat kemanusiaan mahasiswa.