"Karena kita yakin bahwa semua orang memiliki potensi masing-masing yang kadang-kadang memang secara kasat mata tidak terlihat, akan tetapi Sekolah Rakyat ini adalah sekolah yang berusaha menemukan kekuatan-kekuatan yang dimiliki oleh setiap siswa," pungkasnya.
Sebagai informasi, penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Gus Ipul dan Arif Satria. Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Rektor Universitas Pertahanan Anton Nugroho, Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN Nunung Nuryartono, Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin, serta staf khusus, tenaga ahli Menteri Sosial, dan jajaran pejabat tinggi madya Kemensos.
Rangkaian acara tidak hanya diisi dengan penandatanganan MoU dan kehadiran para pejabat, tetapi juga menampilkan pertunjukan siswa SRT 1 Kabupaten Bekasi, mulai dari pidato lintas bahasa, paduan suara, hingga pembacaan puisi.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Gus Ipul juga berdialog langsung dengan sejumlah siswa, termasuk Dani Dwi Maulana yang menjabat Ketua OSIS SRT 1 Kabupaten Bekasi. Dani menceritakan perubahan yang dirasakannya setelah menjalani pendidikan selama satu tahun di Sekolah Rakyat.
"Yang paling berkesan di sini, saya menemukan jati diri saya, sebelum di sini saya itu pemalu," ucap Dani.