Sementara itu, BBPPKS Padang menyalurkan bantuan berupa 900 paket lauk pauk siap saji, 100 lembar kasur, 100 lembar selimut, 50 paket family kit, 50 paket kids ware, 100 paket sandang anak, serta satu unit tenda serbaguna dengan total nilai bantuan Rp178.353.550.

Gus Ipul menegaskan dukungan Kemensos tidak berhenti pada masa kedaruratan. Setelah kondisi memasuki tahap pemulihan, Kemensos akan memberikan dukungan sesuai hasil asesmen dan kebutuhan korban terdampak.

"Kalau misalnya ada rumahnya rusak, itu kita bantu untuk membeli isi hunian rumah," ujar Gus Ipul.

Ia menambahkan, penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan data yang telah dihimpun, dengan standar penanganan yang sama di berbagai daerah terdampak bencana.

"Jadi Kementerian Sosial terus menyalurkan berdasarkan data-data yang ada, di Sumatera, di NTT, dan juga di berbagai daerah lain, semuanya sama standarnya," pungkasnya.

Banjir bandang terjadi Senin (21/9) sekitar pukul 19.45 WIB setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Solok. Longsor pada bukit di sekitar aliran Sungai Batang Laso membawa material pasir, batu, lumpur, dan air hingga menerjang kawasan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok dan wilayah sekitarnya.