"Tidak semua warga berada di satu tempat dan kebutuhannya juga bisa berbeda. Karena itu kita ikuti terus hasil asesmen di lapangan. Dari situ nanti terlihat apa yang masih kurang dan apa yang perlu ditambahkan," ujar Gus Ipul.

Saat ini, warga masih berada di lokasi pengungsian terpusat maupun pengungsian mandiri. Tim di lapangan terus memperbarui data warga terdampak sebagai dasar untuk menyesuaikan dukungan pada tahap penanganan berikutnya.

Lebih lanjut, penanganan di lapangan melibatkan Direktorat PSKB Kemensos, Suku Dinas Sosial dan Tagana Jakut, Pemadam Kebakaran Jakut, BPBD DKI Jakarta, TNI, Polri, PMI Jakut, tim puskesmas, serta relawan setempat.