NADIKABAR.COM — Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat hilirisasi peternakan seiring pencapaian swasembada daging ayam ras dan telur ayam ras sebagai momentum meningkatkan produktivitas, nilai tambah, investasi, serta kesejahteraan peternak secara berkelanjutan.
Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Makmun mengatakan capaian produksi peternakan nasional menjadi fondasi penting untuk memperkuat pembangunan sektor peternakan ke tahap berikutnya.
"Keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pada sejumlah komoditas pangan strategis, termasuk daging ayam dan telur ayam, sebagai momentum untuk meningkatkan produktivitas, nilai tambah, dan kesejahteraan peternak," kata Makmun terkonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Dia menegaskan hal itu dalam penyelenggaraan ILDEX Indonesia 2026 di Tangerang, Banten, yang menjadi bagian dari rangkaian Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-190 Tahun 2026 dengan tema “Swasembada Protein Hewani untuk Indonesia yang Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Makmun menyampaikan swasembada menjadi titik awal peningkatan produksi, produktivitas, investasi, hilirisasi, dan perluasan pasar agar manfaat pembangunan peternakan dirasakan peternak serta masyarakat.
“Swasembada bukan garis akhir, tetapi titik awal untuk naik kelas. Kita harus terus meningkatkan produksi, produktivitas, investasi, hilirisasi, dan membuka peluang pasar yang lebih luas," ujarnya.