Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mendorong dukungan sektor pertanian lainnya. Selain mulsa, bantuan bibit cabai masih dalam proses pengiriman, sementara kebutuhan bibit kopi dan komoditas lainnya akan diusulkan sesuai kebutuhan petani.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat yang selalu hadir membantu masyarakat, khususnya petani di Aceh Tengah," katanya.
Plt. Kepala Dinas Pertanian Aceh Tengah, Iwan Sejahtera, menjelaskan bahwa bantuan disalurkan berdasarkan usulan calon petani dan calon lokasi (CPCL) yang dihimpun dari kelompok tani di setiap kecamatan. Data tersebut menjadi dasar penentuan penerima dan distribusi bantuan.
Ia menyebutkan Kecamatan Jagong Jeget menjadi salah satu penerima dengan alokasi terbesar, yakni 1.048 rol mulsa untuk 44 kelompok tani.