NADIKABAR.COM — – Memanfaatkan basis penggemar K-POP di seluruh dunia untuk mempromosikan hidangan laut Korea ke seluruh dunia

– Empat video kampanye menampilkan daya tarik unik ikan pipih Korea, tiram, GIM (rumput laut kering Korea), dan abalone

Seoul, Korea Selatan--(ANTARA/Business Wire)-- Kementerian Kelautan dan Perikanan (Ministry of Oceans and Fisheries/MOF) Korea Selatan meluncurkan kampanye global K-Seafood untuk meningkatkan kesadaran terkait hidangan laut Korea dan daya tariknya yang beragam di tengah semakin populernya K-food di seluruh dunia.

Kampanye ini memanfaatkan pengakuan dan pengaruh K-Culture di seluruh dunia untuk memosisikan K-Seafood sebagai merek yang unik. ZEROBASEONE, sebuah grup K-POP yang memiliki basis penggemar di seluruh dunia, telah terpilih sebagai artis unggulan untuk memperkenalkan daya tariknya kepada konsumen global.

Dengan mengusung slogan “Give it a Kick, Dive into K-Seafood” (Coba Rasakan, Nikmati Kelezatan K-Seafood), kampanye ini menyampaikan pesan yang jelas dan mudah diingat untuk membangun identitas merek global yang kuat. Empat video dinamis menampilkan produk hidangan laut unggulan—ikan pipih, tiram, GIM (rumput laut kering Korea), dan abalone—dengan cara yang menarik dan memukau secara visual.

Salah satu daya tarik utama kampanye ini adalah pendekatan kreatifnya dalam menampilkan karakteristik masing-masing produk melalui ungkapan yang sedang tren dan bahasa ceria yang akrab di telinga generasi muda:

MOF berharap kampanye ini dapat menonjolkan kualitas dan daya tarik hidangan laut Korea di seluruh dunia di tengah meningkatnya minat global terhadap K-culture dan K-food, sekaligus terus secara aktif mempromosikan dan meningkatkan kesadaran terkait K-Seafood melalui beragam konten dan inisiatif internasional.

Pengumuman ini dianggap sah dan berwenang hanya dalam versi bahasa aslinya. Terjemahan-terjemahan disediakan hanya sebagai alat bantu, dan harus dengan penunjukan ke bahasa asli teksnya, yang adalah satu-satunya versi yang dimaksudkan untuk mempunyai kekuatan hukum.

Tersedia Galeri Multimedia/Foto: https://www.businesswire.com/news/home/20260920912792/en

Sumber: Ministry of Oceans and Fisheries