Upaya percepatan pengambilan air dilakukan tidak hanya dari Kali Kuwing, tetapi juga dari Sungai Citarum dengan menyiapkan satu unit pompa bergerak berkapasitas 500 liter per detik (lps).
Upaya tersebut diperkuat BBWS Cilicis dengan dua unit pompa bergerak berkapasitas 80 liter per detik (lps) untuk mempercepat pengaliran air dari Sungai Citarum ke sawah terdampak.
BBWS Citarum akan terus memantau kondisi di lapangan dan mengambil langkah yang diperlukan untuk mendukung kebutuhan air pertanian. Penanganan dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan jajaran pengelola sumber daya air.
Selain mengoperasikan pompa, BBWS Citarum membuka Layanan dan Posko Bencana Kekeringan. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk menyampaikan laporan kekeringan, kebutuhan air, serta permasalahan infrastruktur sumber daya air di wilayah kerja BBWS Citarum.