Untuk mempercepat penanganan, Kementerian PU melalui BPJN Sumbar mengerahkan 10 unit alat berat dan alat pendukung, terdiri atas empat unit ekskavator, dua unit wheel loader, satu unit motor grader, dan tiga unit dump truck.
Peralatan tersebut digunakan untuk membersihkan material berupa tanah, bebatuan, batang pohon, serta material lain yang menutupi badan jalan, sekaligus mendukung penanganan pada titik-titik terdampak.
Hingga Rabu (14/10), lalu lintas pada ruas Tapan–Batas Jambi masih diberlakukan dengan sistem buka-tutup selama proses pembersihan berlangsung. Pengaturan ini dilakukan agar penanganan dapat berjalan dengan tetap memperhatikan keselamatan pengguna jalan dan petugas di lapangan.
Kementerian PU terus melanjutkan penanganan pada titik-titik terdampak untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat dan distribusi logistik antar wilayah. Selain membersihkan material longsor, pengamanan lokasi berisiko juga menjadi bagian penting dari upaya pemulihan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.