NADIKABAR.COM β€” Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan dan Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Utara mempercepat penanganan dampak banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah, melalui perbaikan dan peninggian tanggul sungai, mobilisasi sarana pendukung, serta koordinasi pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa Kementerian PU terus memperkuat upaya penanganan bencana hidrometeorologi melalui langkah tanggap darurat dan penyiapan penanganan jangka panjang guna mengurangi risiko banjir berulang.

β€œPenanganan banjir harus dilakukan secara cepat dan terukur, terutama untuk melindungi keselamatan masyarakat serta meminimalkan dampak terhadap permukiman. Selain penanganan darurat, kami juga menyiapkan langkah penanganan permanen agar risiko kejadian serupa dapat dikurangi,” ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Banjir terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah hulu di perbatasan Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Tapanuli Utara. Dampak banjir dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah, antara lain Kecamatan Tukka, Kecamatan Badiri, dan Kecamatan Pandan.