NADIKABAR.COM β€” Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan program pemberdayaan bagi sekitar 14 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) program pemberdayaan sosial ekonomi yang dinilai siap mengembangkan usaha secara mandiri.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman, dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis, mengatakan proses pemberdayaan dilakukan secara bertahap, mulai dari pelatihan hingga pendampingan usaha.

β€œSetelah itu bisa dikolaborasikan dengan Permodalan Nasional Madani (PNM) dan lembaga-lembaga kemitraan lainnya. Tujuannya agar mereka berdaya, tumbuh, naik level, dan mandiri,” ujar Maman saat Peluncuran Program Langkah Akselerasi Kapasitas Usaha Mikro Inklusif (LAKSMI) 2026 di Surabaya, Rabu (23/9).

Ia mengatakan saat ini terdapat sekitar 14 ribu penerima program pemberdayaan sosial ekonomi yang siap dihubungkan dengan program kewirausahaan Kementerian UMKM. Jumlah tersebut berpotensi bertambah hingga sekitar 150 ribu penerima.

Menurut Maman, setelah mengikuti pelatihan dan pendampingan, penerima yang telah memiliki kapasitas usaha memadai dapat dihubungkan dengan akses pembiayaan serta kemitraan bersama PNM dan lembaga lainnya.