Nezar menjelaskan pemerintah berupaya mewujudkan layanan internet dengan kecepatan 100 Mbps yang dapat dinikmati masyarakat dengan biaya sekitar Rp140 ribu atau di bawah Rp200 ribu.

Skema tersebut didorong agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar karena satu koneksi internet dapat digunakan oleh seluruh anggota keluarga untuk berbagai kebutuhan.

β€œDengan kecepatan 100 Mbps, masyarakat bisa membayar sekitar Rp140 ribu atau di bawah Rp200 ribu. Ini akan memberikan dampak ekonomi yang cukup tinggi bagi masyarakat,” jelasnya.

Perluasan fixed broadband juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat fondasi infrastruktur digital nasional.

Ketersediaan internet berkecepatan tinggi dengan harga terjangkau dinilai penting untuk mendukung pemanfaatan teknologi digital yang semakin luas, mulai dari kegiatan belajar, pekerjaan, pengembangan usaha, hingga akses terhadap berbagai layanan publik.