"Gelombang teknologi baru artificial intelligence atau kecerdasan artifisial ini memang luar biasa, sangat dinamis, dan hampir setiap hari kita mendengar berita tentang AI dan inovasi baru. Perkembangannya betul-betul mengejutkan banyak orang. Teknologi ini tidak pernah berhenti pada satu bentuk. Begitu satu teknologi diadopsi, muncul inovasi-inovasi yang lain," kata Nezar.
Nezar menegaskan manusia harus tetap menjadi pusat kendali dalam pemanfaatan AI. Teknologi tersebut perlu ditempatkan sebagai alat bantu untuk mendukung pekerjaan dan proyek, bukan sebagai pihak yang mengendalikan manusia.
"Jangan jadikan AI itu sebagai tuan kita, jadikan dia sebagai pekerja kita. Kita tetap ada di pusatnya, jadi human in the center (manusia sebagai pusat) atau human in the loop (partisipasi manusia) itu yang paling penting. Untuk itu, kuasai teknologinya," kata Nezar.