Kemnaker juga menyeleksi posisi yang ditawarkan agar sesuai dengan profil peserta yang merupakan lulusan perguruan tinggi.

Posisi yang dinilai tidak sesuai atau terlalu rendah tingkat keterampilannya (underskill) bagi lulusan perguruan tinggi akan dicoret.

Yassierli mengatakan perusahaan yang telah memiliki rekam jejak menerima peserta pada pelaksanaan sebelumnya menjadi prioritas dalam penempatan peserta pada program berikutnya.

“Kami ingin tempat adik-adik magang itu adalah tempat-tempat yang benar siap untuk adik-adik bertumbuh di sana,” ujarnya.