NADIKABAR.COM β€” Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NadiKabar) - Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Cris Kuntadi mengatakan tata kelola (governance) yang tepat memastikan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) berada di koridor akuntabilitas.

β€œAI mempercepat analisis, data memperkuat assurance, sedangkan governance memastikan teknologi tetap berada dalam koridor akuntabilitas,” kata Cris dalam keterangannya yang diterima di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Kamis.

Dalam dunia kerja, ia mencontohkan bagaimana AI dapat membantu auditor internal menyaring data dalam jumlah besar dan menemukan pola risiko lebih cepat. Namun, hasil analisis AI tetap harus divalidasi auditor sebelum menjadi dasar kesimpulan audit.

Cris menjelaskan bahwa organisasi kini menghasilkan data dalam jumlah besar dari berbagai proses, seperti pembayaran, pengadaan, aset, perjalanan dinas, layanan digital dan administrasi.

β€œDengan AI dan analisis data, jutaan baris data dapat disaring untuk menemukan pola yang tidak biasa dalam waktu lebih singkat,” ujarnya.