Kepala Badan Geologi, Lana Satria menjelaskan arah sebaran abu sangat dipengaruhi arah kecepatan angin pada berbagai ketinggian. Arahnya juga bisa berubah dalam waktu relatif singkat.
"Jadi arah sebaran abu ini sangat dipengaruhi oleh arah kecepatan angin pada berbagai ketinggian. Jadi tinggi kolom erupsi, durasi erupsi dan jumlah material yang dikeluarkan sangat mempengaruhi arah sebaran abu tersebut. Oleh sebab itu, arah sebaran abu dapat berubah dalam waktu relatif singkat dan harus diperbarui berdasarkan kondisi meteorologi terkini badan geologi," kata Lana.
Hal tersebut ia sampaikan dalam konferensi pers "Fenomena Erupsi Menerus Gunung Api Anak Krakatau" pada Minggu (6/9/2026), dikutip dari YouTube Badan Geologi Kementerian ESDM.