NADIKABAR.COM — Erupsi Gunung Anak Krakatau menghasilkan kolom abu dengan ketinggian mencapai 6-15 kilometer. Abu vulkanik menyebar puluhan hingga ratusan kilometer. Kenapa arah abu vulkanik bisa berubah-ubah?

Ahli di bidang vulkanologi, geomorfologi, dan mitigasi bencana gunung api, Dr Danang Sri Hadmoko, S Si, M Sc, mengatakan ketinggian dan sebaran abu vulkanik dipengaruhi oleh kekuatan erupsi. Selain itu juga pengaruh mekanisme arah angin.

"Ya, jadi ada beberapa faktor. Yang pertama adalah magnitudo dari erupsi itu, kekuatan erupsi. Simpelnya adalah kekuatan erupsi, yang mana sangat menentukan volume abu yang dikeluarkan dan juga ketinggian. Nah, kemudian karena ketinggiannya, kemudian di situ juga ada mekanisme arah angin," jelasnya kepada detikEdu, Senin (7/9/2026).

"Dan arah angin itu pengaruhnya sangat besar sekali, arah dan kecepatan angin. Itu akan menentukan sampai di mana abu vulkanik itu akan bergerak begitu, gitu. Jadi, ini juga ratusan, puluhan dan ratusan kilometer itu sangat memungkinkan gitu dengan arah angin yang saat ini ada, yang itu bisa dipantau dari citra satelit secara multitemporal begitu," tambahnya.