NADIKABAR.COM — Profesor Kepemimpinan dan Psikologi Organisasi asal Amerika Serikat, Ronald E Riggio, Ph D, mengatakan bahwa pejabat seharusnya fokus melayani rakyatnya. Riggio menerangkan bahwa istilah 'pelayan rakyat' menyiratkan peran para pejabat untuk bekerja demi kepentingan rakyat yang mereka wakili.

Namun, kenapa akhirnya banyak pejabat justru serakah dan melakukan korupsi?

Riggio menjelaskan bahwa pejabat yang terpilih sebenarnya merupakan pengikut kepemimpinan partai mereka, baik itu presiden maupun pemimpin tingkat tinggi di dalam badan legislatif mereka. Pada kenyataannya, para pejabat dinilai akan menghadapi konflik kepentingan tim redaksi responsif terhadap rakyat atau partai.

Alih-alih fokus ke rakyat, Riggio berpendapat banyak pejabat atau politisi cenderung berusaha ingin berusaha mempertahankan kekuasaan.

"Kita melihat ini pada semua jenis pejabat terpilih, dari presiden hingga pejabat lainnya. Para pemimpin hanya berusaha untuk tetap berkuasa," ujarnya, dikutip dari Psychology Today.

Menurut psikolog bidang kepemimpinan dan organisasi ini, kondisi pejabat yang ingin terus mempertahankan posisi membuat mereka terobsesi pada kekuasaan. Mereka akan mulai membentuk koalisi (kelompok pendukung) untuk memperkuat 'pengikut'.