"Pasti mindset saya setiap pertandingan itu saya anggap awal lagi, baru lagi, dari nol lagi. Jadi kami jangan cepat puas juga."

"Seperti tadi main di final, sayang banget kalau nggak semangat makanya tadi saya coba teriak-teriak untuk menebus rasa sedih tahun lalu yang sebetulnya bisa juara dan saya ingin memperbaikinya termasuk juga kekalahan di Asian Games kemarin," terang Fikri dilansir dari rilis tertulis PBSI.

Pemain yang pernah berpasangan dengan Bagas Maulana dan Daniel Marthin itu juga mengungkap pengaruh besar Fajar dalam karier di pertandingan-pertandingan penentuan, termasuk motivasi diri yang membuatnya berusaha jadi lebih baik.