Meskipun kelabang cenderung menghindari manusia, gigitan bisa saja terjadi apabila hewan ini merasa terhimpit atau tidak sengaja tertindih saat Anda tidur. Kelabang menggigit menggunakan capit beracun yang terletak di dekat bagian kepalanya.
Gigitan kelabang biasanya meninggalkan dua bekas titik merah kecil berbentuk mirip huruf "V" pada kulit. Gejala umum yang sering dirasakan meliputi:
Risiko Reaksi Alergi Parah (Syok Anafilaktik): Bagi beberapa individu yang sangat sensitif terhadap racun serangga, gigitan kelabang dapat memicu reaksi alergi berat (syok anafilaktik). Kondisi ini membutuhkan pertolongan medis darurat segera jika muncul tanda-tanda seperti pembengkakan di wajah, biduran atau ruam di seluruh tubuh, sesak napas, pusing hebat, nyeri dada, hingga kehilangan kesadaran.
Apabila Anda atau anggota keluarga mengalami gigitan kelabang, jangan panik. Berikut adalah langkah pertolongan pertama yang direkomendasikan secara medis untuk meredakan nyeri dan mencegah infeksi:
Jika kelabang terlihat menggigit Anda, segera singkirkan hewan tersebut agar tidak menggigit kembali, karena kelabang bisa menyerang berkali-kali saat merasa terancam. Apabila gejala nyeri tidak kunjung membaik setelah 24 hingga 48 jam, atau jika muncul gejala sesak napas dan pusing, segeralah pergi ke klinik atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis profesional.
Kunci utama dalam mencegah kelabang masuk kembali ke dalam rumah adalah konsistensi dalam menjaga kebersihan. Bersihkan rumah secara berkala, terutama area kamar mandi, dapur, saluran air, keset kaki, hingga bagian dalam sepatu. Untuk rumah tapak (landed house), pastikan kebun bebas dari tumpukan dedaunan kering, kayu lapuk, atau sampah yang menumpuk.
Apabila semua cara alami di atas telah dilakukan namun gangguan kelabang masih terus berlanjut dalam jumlah banyak, jangan ragu untuk menghubungi jasa pembasmi hama (pest control) profesional guna penanganan yang menyeluruh dan tuntas. Selamat mencoba dan semoga hunian Anda senantiasa nyaman serta terbebas dari kelabang.