Melansir dari Smartskin Clinic, kulit leher yang mulai mengendur dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti melemahnya otot platysma, perubahan pada sel lemak, serta berkurangnya kolagen dan elastin akibat proses penuaan. Seiring bertambahnya usia, kemampuan kulit untuk mempertahankan kekencangan juga dapat menurun sehingga kulit perlahan menjadi lebih kendur.

Tidak hanya itu, lemak subkutan yang berada di bawah permukaan kulit juga dapat mempengaruhi tampilan leher. Perubahan berat badan dan metabolisme yang terjadi seiring bertambahnya usia dapat menyebabkan perubahan pada jaringan lemak tersebut. Ketika kulit mulai kehilangan kekencangannya, gravitasi juga ikut membuat jaringan kulit tertarik ke bawah.

Jika kondisi tersebut terus berlangsung, lipatan pada leher dapat semakin terlihat. Garis-garis yang awalnya samar lama-kelamaan bisa menjadi lebih jelas, terutama ketika leher sering berada dalam posisi menunduk. Kebiasaan menggunakan ponsel dalam waktu lama, misalnya, membuat kepala terus menunduk dan leher berada dalam posisi yang sama.