NADIKABAR.COM — Makeup yang terlihat rapi sejak pagi terkadang mulai berubah setelah digunakan beberapa jam. Foundation dapat bergeser, wajah terlihat mengilap, atau riasan memudar di area tertentu seperti hidung, dahi dan sekitar mulut.
Kondisi tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari produksi minyak dan keringat, kondisi kulit, penggunaan produk yang terlalu banyak hingga cara mengaplikasikan makeup. Karena itu, makeup yang cepat luntur tidak selalu berkaitan dengan kualitas produk yang digunakan.
Minyak alami atau sebum yang diproduksi kulit dapat membuat produk complexion lebih mudah bergeser. Kondisi ini biasanya lebih terlihat pada pemilik kulit berminyak, terutama di area T-zone seperti dahi, hidung dan dagu.
Kulit berminyak tetap membutuhkan pelembap. Namun, produk yang digunakan dapat disesuaikan dengan kondisi kulit, misalnya pelembap dan makeup yang memiliki label oil-free atau non-comedogenic.
Aktivitas fisik, suhu lingkungan yang tinggi dan keringat juga dapat membuat makeup lebih cepat memudar. Ketika wajah berkeringat, lapisan makeup dapat ikut bergerak sehingga hasil riasan tidak lagi merata.
Hal ini lebih mudah terjadi ketika makeup digunakan untuk waktu lama atau saat beraktivitas di luar ruangan.
Kulit yang kurang terhidrasi dapat membuat permukaan wajah terasa kasar atau bersisik. Foundation yang diaplikasikan di atas kondisi tersebut dapat terlihat tidak merata dan lebih mudah menempel pada bagian kulit yang kering.
Karena itu, persiapan kulit menjadi bagian penting sebelum menggunakan makeup. Pelembap dapat digunakan setelah membersihkan wajah untuk membantu menjaga kelembapan kulit.
Penggunaan skincare dan makeup dalam jumlah berlebihan dapat membuat berbagai lapisan produk menumpuk di permukaan kulit. Kondisi tersebut dapat membuat makeup terlihat berat, menggumpal atau mengalami pilling.
Sebuah penelitian terhadap 528 perempuan berusia 20 hingga 49 tahun menemukan 217 peserta atau sekitar 41 persen mengalami pilling dalam rangkaian pengujian. Cara mengaplikasikan produk juga berpengaruh, terutama ketika produk digosok dengan gerakan melingkar atau linear.
5. Produk belum menyatu dengan kulit
Mengaplikasikan makeup ketika skincare atau sunscreen masih terlalu basah dapat membuat lapisan produk lebih mudah bercampur dan bergeser.
Urutan penggunaan produk juga perlu diperhatikan. Setelah wajah dibersihkan, produk perawatan atau obat kulit dapat digunakan jika diperlukan, kemudian pelembap dan sunscreen sebelum masuk ke tahap makeup.
Cara mengatasi makeup yang cepat luntur
Mulailah dengan membersihkan wajah menggunakan pembersih yang lembut. Hindari menggosok kulit terlalu keras karena dapat menyebabkan iritasi.
Untuk kulit berminyak, wajah dapat dibersihkan hingga dua kali sehari dan setelah berkeringat.
2. Gunakan pelembap sesuai kondisi kulit
Pelembap tetap dibutuhkan meskipun kulit berminyak. Pilih produk yang sesuai dengan kondisi kulit agar wajah tidak terlalu kering maupun terlalu berminyak sebelum makeup.
Untuk kulit berminyak, produk berlabel oil-free dan non-comedogenic dapat menjadi pilihan.
Setelah menggunakan skincare dan sunscreen, berikan waktu agar produk menyatu dengan kulit sebelum mengaplikasikan makeup.
Penggunaan produk secara berlapis juga sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan. Semakin banyak produk yang ditumpuk, semakin besar kemungkinan munculnya masalah pada permukaan makeup, terutama jika formulanya tidak cocok satu sama lain.
Foundation tidak harus digunakan dalam lapisan tebal. Aplikasikan secara tipis dan tambahkan pada bagian yang membutuhkan coverage lebih.
Penggunaan produk secukupnya juga dapat membantu menghasilkan tampilan yang lebih ringan sehingga makeup tidak mudah terlihat berat.
5. Jangan menggosok wajah ketika berminyak
Ketika wajah mulai mengilap, minyak dapat dikurangi menggunakan blotting paper. Tempelkan secara perlahan pada area yang berminyak dan hindari menggosoknya.
Menggosok wajah justru dapat menyebarkan minyak sekaligus menggeser makeup.
6. Perhatikan kebersihan alat makeup
Kuas dan spons makeup yang kotor dapat membawa minyak, sisa produk dan mikroorganisme ke permukaan kulit. Spons makeup disarankan dibersihkan setelah digunakan, sedangkan kuas dapat dibersihkan secara rutin.
Alat makeup juga sebaiknya tidak digunakan secara bergantian dengan orang lain untuk mengurangi risiko masalah pada kulit.
Produk kosmetik yang sudah berubah tekstur, warna, bau atau konsistensinya sebaiknya tidak digunakan lagi. Foundation yang mulai terpisah, produk yang mengering atau berubah tekstur dapat menjadi tanda bahwa produk sudah tidak dalam kondisi baik.
Kosmetik yang sudah lama digunakan juga dapat terkontaminasi mikroorganisme sehingga berpotensi menyebabkan iritasi atau masalah kulit.
Makeup yang cepat luntur dapat dipengaruhi oleh kondisi kulit, minyak, keringat, jumlah produk hingga teknik aplikasi. Dengan membersihkan wajah, menjaga kelembapan, menggunakan produk secukupnya dan memperhatikan kebersihan alat makeup, riasan dapat lebih nyaman digunakan dan tidak mudah bergeser.