Jika dulu milk tea berbahan dasar bubuk teh instan atau seduhan teh kualitas rendah, kini milk tea yang dijual di pasaran menggunakan daun teh segar pilihan. Mulai dari teh oolong, da hong pao, hingga jasmine yang diseduh langsung atau freshly brewed.

Komponen lain yang membedakan yaitu, milk tea saat ini diracik pakai susu segar asli atau fresh milk. Beberapa juga menawarkan tambahan topping, tetapi lebih sederhana. Misalnya, cheese foam, soy bean curd, atau konjac jelly.

Banyak merek milk tea zaman sekarang yang juga menerapkan sistem kustomisasi ketat di mana pelanggan bisa pilih kadar gula dan es sesuai preferensi.

Keunikan lainnya dari milk tea yang viral saat ini adalah kemasan. Kemasannya dikenal punya desain yang estetik dan mewah. Terlihat seperti menikmati racikan teh mahal atau premium.

Pemilihan bahannya juga menggunakan material berkualitas tinggi, seperti paper cup cold double wall. Memberi sensasi genggaman yang kokoh dan tidak mudah basah atau bocor.

Selain kemasan mewah, banyak juga pelanggan yang salah fokus dengan sedotannya. Baru-baru ini seorang netizen bertanya-tanya di unggahan akun Threads @ikramsp.

Netizen itu mengunggah secangkir milk tea yang ia beli di sebuah gerai tidak diketahui namanya. Milk tea tersebut dilengkapi dengan sedotan yang pipih dengan tiga bolongan.

Melihat sedotan berbentuk unik, netizen itu bertanya-tanya dengan mengungkap, "Masih menjadi pertanyaan buat gw kenapa minuman milk tea itu sedotannya pakai tipe yg gini; 3 bolongan kecil dirapatkan jadi satu, alih-alih satu bolongan aja? Gw penasaran karena cuma milk tea yang begini wkwk. Ada yang tau?"

Unggahan tersebut lantas memicu diskusi dan komentar beragam dari netizen lain. Sebagian netizen suka dengan penggunaan sedotan bentuk seperti ini karena supaya tidak cepat habis.

"Kalo aku suka banget pake sedotan ini biar gacepet abis dan lebih menikmati minum nya gitu si," komentar seorang netizen.