NADIKABAR.COM — Secara medis, kondisi telapak tangan basah akibat produksi keringat berlebih dikenal dengan istilah hiperhidrosis palmaris. Ini karena area telapak tangan manusia memiliki kerapatan kelenjar keringat ekrin yang sangat tinggi.
Kelenjar tersebut dikendalikan oleh sistem saraf simpatis, yaitu bagian dari sistem saraf otonom yang mengatur respons tubuh terhadap kondisi lingkungan maupun psikologis. Menurut National Library of Medicine Amerika Serikat, berikut dua kondisi kenapa telapak tangan berkeringat:
Hiperhidrosis primer terjadi tanpa adanya penyakit dasar yang memicu. Kondisi ini biasanya mulai terlihat sejak masa kanak-kanak atau remaja dan paling sering memengaruhi telapak tangan, telapak kaki, atau ketiak.
Hiperhidrosis sekunder terjadi akibat kondisi medis mendasar atau efek samping penggunaan obat-obatan. Berbeda dengan jenis primer, hiperhidrosis sekunder sering kali muncul saat usia dewasa dan dapat memicu keringat di seluruh tubuh.
Penanganan medis yang umum digunakanApabila kondisi ini mengganggu aktivitas sehari-hari, beberapa metode penanganan medis yang dapat dipertimbangkan meliputi: